Daya Tarik
Apa yang Terbaru di Papuma?
Terakhir diperbarui: Juli 2026
- Januari 2026 — tiket terusan resmi berlaku. Papuma dan Watu Ulo sekarang satu pintu (one gate system): sekali bayar Rp 12.500, kamu bisa masuk ke dua pantai sekaligus. Sebelumnya, tiket keduanya dibayar terpisah di gerbang masing-masing.
- 2026 — akses makin nyaman. Setelah tiket satu pintu jalan, Pemkab Jember menambah penerangan jalan menuju kawasan dan menata ulang sistem parkir — perubahan yang paling terasa buat kamu yang datang subuh demi sunrise di Siti Hinggil.
- Yang perlu diantisipasi: sistem satu pintu ini disiapkan jadi percontohan untuk destinasi Jember lainnya, jadi kunjungan akhir pekan diprediksi makin ramai — datang pagi makin worth it.
Namanya kedengaran eksotis, tapi ternyata singkatan sederhana: Papuma berarti “pasir putih malikan”, nama yang diberikan Perhutani saat pertama kali membuka kawasan ini. Pantai Tanjung Papuma ada di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, sekitar 40 km atau satu jam dari pusat kota. Sejak awal 2026, Pemkab Jember menerapkan sistem tiket terusan yang bikin kunjunganmu makin praktis — satu tiket, dua pantai sekaligus.
Papuma berada di dalam kawasan Wana Wisata Tanjung Papuma yang dikelola Perhutani, jadi begitu masuk kamu bakal lewat hutan tropis dulu sebelum sampai ke garis pantai. Kombinasi hutan dan laut inilah yang bikin Papuma berbeda dari pantai selatan Jawa kebanyakan — di sini kamu bisa lihat monyet liar dan biawak berkeliaran bebas sebelum sampai ke pasir putihnya.
Tujuh Karang yang Diberi Nama Tokoh Pewayangan
Yang bikin Papuma unik secara visual adalah tujuh gugusan karang besar yang menghiasi lautnya, masing-masing diberi nama tokoh pewayangan seperti Batara Guru, Kresna, dan Narada, ditambah pulau kecil bernama Nusa Barong di kejauhan. Konon kawasan ini juga dipercaya sebagai tempat bertapa Dewi Sriwulan dalam cerita rakyat setempat, menambah nuansa mistis pada pemandangan karang yang menjulang dari laut. Bersebelahan langsung dengan Papuma ada Pantai Watu Ulo, yang cuma dipisahkan bukit kecil tapi punya karakter pasir berbeda — coklat kehitaman, kontras dengan pasir putih Papuma.
Apa Saja yang Bisa Kamu Lakukan di Sini?
- Naik ke gardu pandang — titik tertinggi di kawasan Papuma buat lihat panorama laut dan karang dari atas.
- Berburu sunrise atau sunset — posisinya yang menjorok ke laut (tanjung) bikin momen matahari terbit maupun terbenam sama-sama bagus dilihat dari sini.
- Susur hutan Wana Wisata — sebelum sampai pantai, kamu akan melewati kawasan hutan yang jadi habitat monyet liar dan burung endemik.
- Berburu foto Milky Way — Papuma dikenal sebagai salah satu spot astrofotografi favorit karena minim polusi cahaya.
- Lanjut ke Pantai Watu Ulo — berkat tiket terusan, kamu bisa eksplor dua pantai berkarakter beda dalam satu kunjungan.
Destinasi Terdekat dari Papuma
Karena sistem tiket terusan baru, Papuma kini praktis satu paket dengan tetangganya. Beberapa titik lain yang bisa digabungkan:
- Pantai Watu Ulo — bersebelahan langsung, cuma dipisahkan bukit kecil, sudah termasuk dalam satu tiket terusan.
- Pulau Nusa Barong — pulau kecil yang terlihat dari kejauhan, bisa diakses dengan perahu nelayan setempat.
- Kota Jember — sekitar 40-45 km, pusat penginapan dan kuliner paling lengkap di kawasan ini.
Kombinasi Papuma-Watu Ulo dalam satu hari kini jadi jauh lebih praktis dan hemat berkat sistem satu tiket yang diterapkan sejak awal 2026.
Waktu Terbaik Berkunjung ke Papuma
| Bulan | Kondisi | Rating |
|---|---|---|
| Juni-September | Musim kemarau, langit cerah, ideal buat sunrise/sunset dan foto Milky Way | ⭐⭐⭐⭐⭐ |
| April-Mei & Oktober | Transisi musim, sesekali hujan sore tapi umumnya masih nyaman | ⭐⭐⭐⭐ |
| November-Maret | Musim hujan, ombak lebih tinggi dan langit lebih sering berawan | ⭐⭐⭐ |
Musim kemarau antara Juni sampai September paling ideal, terutama kalau kamu berburu foto Milky Way malam hari yang butuh langit cerah tanpa awan.
Fasilitas di Papuma
Fasilitas di kawasan ini cukup lengkap: gardu pandang, area parkir luas, warung makan dan minum, toilet umum, penginapan sederhana milik Perhutani, serta camping ground buat yang mau bermalam menikmati sunrise keesokan harinya.
Tips Berkunjung ke Papuma
- Datang pagi atau sore hari untuk menghindari terik matahari saat trekking dari area parkir ke pantai.
- Manfaatkan tiket terusan untuk sekalian mampir ke Watu Ulo tanpa bayar tiket tambahan.
- Bawa kamera dengan mode manual kalau berencana berburu foto Milky Way malam hari.
- Waspada terhadap monyet liar di kawasan hutan — jangan bawa makanan terbuka yang mudah diambil.
- Siapkan uang tunai kecil untuk tiket dan parkir karena transaksi masih serba manual.
Tiket Masuk
Sejak awal 2026, Pemkab Jember menerapkan sistem tiket terusan (one gate system) seharga Rp 12.500 per orang yang sudah mencakup akses ke Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo sekaligus. Biaya parkir dikenakan terpisah.
| Kategori | Harga |
|---|---|
| Tiket terusan (Papuma + Watu Ulo) | Rp 12.500 |
| Parkir motor | Rp 2.000 |
| Parkir mobil | Rp 6.000 |
Catatan:
- menyesuaikan tarif pengelola setempat ke loket karena sistem tiket terusan ini baru berlaku 2026 dan masih bisa disesuaikan pengelola.
- Biaya penginapan atau camping ground dikenakan terpisah di luar tiket masuk.
Pantai Papuma buka 24 jam setiap hari, jadi bisa dikunjungi kapan saja termasuk untuk berburu sunrise atau foto malam hari.
Transportasi
Rute umum menuju Papuma dari Kota Jember adalah ke arah selatan lewat Kecamatan Ambulu menuju Wuluhan. Berikut rincian per titik keberangkatan:
- Dari Kota Jember — sekitar 40-45 km, ± 1 jam berkendara ke arah selatan.
- Dari Kota Banyuwangi — sekitar 100 km, ± 2,5-3 jam berkendara lewat jalur selatan.
- Dari Bandara Notohadinegoro Jember — sekitar 45 km, ± 1-1,5 jam berkendara.
Opsi kendaraan yang bisa kamu pakai:
- Kendaraan pribadi/sewa motor — paling fleksibel, sewa harian sekitar Rp 70.000-100.000.
- Mobil + sopir lokal — sekitar Rp 400.000-600.000 per hari, cocok kalau mau sekalian eksplor Watu Ulo dan pantai selatan Jember lainnya.
- Travel/rental dari Jember kota — banyak tersedia untuk trip harian ke kawasan Papuma-Watu Ulo.
Cari lokasi persisnya lewat pencarian “Pantai Papuma” di Google Maps — jalan menuju lokasi sudah beraspal meski berkelok di beberapa titik kawasan hutan.
Akomodasi
Karena Papuma paling magis saat sunrise, menginap di Jember kota (±45 menit) bikin jadwalmu longgar. Ini tiga pilihan sesuai budget — klik link-nya buat lihat harga dan ketersediaannya.
Jadi kalau kamu lagi susun itinerary Jawa Timur selatan, sisihkan waktu buat Papuma — apalagi sekarang satu tiket sudah bisa buat dua pantai sekaligus.