Daya Tarik

Dua tebing batu cadas raksasa mengapit garis pantai ini seperti gerbang alami, satu sisi berbentuk bulat mirip bakpao, sisi lain menjulang tak beraturan. Itu pemandangan pertama yang menyambutmu di Pantai Tanjung Bloam, yang berada di kawasan Tanjung Ringgit, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Pantai ini gratis tanpa tiket masuk, tapi aksesnya nggak semudah pantai-pantai populer Lombok — dari Kota Mataram kamu butuh sekitar 2,5 jam perjalanan, sebagian lewat jalan kecil seukuran satu mobil.

Justru karena aksesnya yang menantang itulah Tanjung Bloam masih terasa liar dan sepi pengunjung. Pasirnya putih landai, menghadap ke selatan sebagai bagian dari jajaran kepulauan Sunda Kecil, dan yang bikin istimewa: pantai ini jadi salah satu titik pendaratan penyu ketika musim bertelur tiba.

Kenapa Tebingnya Terlihat Seperti Lukisan?

Yang bikin Tanjung Bloam beda dari pantai selatan Lombok lainnya adalah formasi batuan cadasnya yang unik di kedua sisi teluk. Sisi kiri membentuk gundukan bulat mirip bakpao raksasa, sementara sisi kanan menjulang dengan bentuk tak beraturan yang mengapit garis pantai hingga menciptakan kesan eksotis, hampir seperti lukisan alam. Formasi ini terbentuk dari proses erosi angin dan ombak selama ratusan tahun terhadap batuan cadas khas kawasan Tanjung Ringgit, kawasan tebing karst yang jadi salah satu titik geologis menarik di Lombok Timur.

Apa Saja yang Bisa Kamu Lakukan di Sini?

  1. Menikmati panorama tebing cadas — spot foto utama dengan dua formasi batu unik yang mengapit pantai.
  2. Naik perahu nelayan — sewa sekitar Rp 150.000 per perahu buat berkeliling teluk dan melihat tebing dari sisi laut.
  3. Berjalan santai di pasir putih — garis pantainya landai dan sepi, cocok buat yang mau suasana personal tanpa keramaian.
  4. Berburu momen pendaratan penyu — pada musim tertentu, penyu naik ke pantai ini untuk bertelur, meski waktunya nggak bisa dipastikan.
  5. Foto sunrise maupun sunset — karena masih sepi wisatawan, kamu bisa dapat momen matahari tanpa gangguan orang lain di frame.

Destinasi Terdekat dari Pantai Tanjung Bloam

Karena posisinya di ujung selatan Lombok Timur, Tanjung Bloam gampang digabung dengan beberapa titik lain di kawasan Jerowaru:

  • Tanjung Ringgit — kawasan tebing dan gua peninggalan Jepang, cuma beberapa menit dari Tanjung Bloam.
  • Pantai Ekas — sekitar 20-30 menit, spot selancar dan pantai berpasir putih yang lebih ramai fasilitasnya.
  • Pantai Kaliantan — sekitar 20-30 menit, terkenal dengan bukit savana dan pasir putihnya.
  • Kota Selong — pusat Kabupaten Lombok Timur, tempat paling praktis untuk cari penginapan dan logistik.

Rute Tanjung Ringgit-Tanjung Bloam-Kaliantan dalam satu hari adalah kombinasi yang cukup populer buat wisatawan yang road trip ke ujung selatan Lombok Timur.

Waktu Terbaik Berkunjung ke Pantai Tanjung Bloam

Bulan Kondisi Rating
Juni-September Musim kemarau, laut lebih tenang, jalan menuju lokasi lebih kering dan mudah dilalui ⭐⭐⭐⭐⭐
April-Mei & Oktober Transisi musim, sesekali hujan tapi jalan masih bisa dilalui dengan hati-hati ⭐⭐⭐⭐
November-Maret Musim hujan, jalan kecil menuju pantai bisa becek dan berlumpur, ombak lebih tinggi ⭐⭐⭐

Musim kemarau antara Juni sampai September paling ideal, bukan cuma buat cuaca cerah tapi juga karena jalan tanah menuju lokasi jauh lebih mudah dilalui kendaraan. Musim hujan sebaiknya dihindari kalau kamu nggak yakin dengan kondisi kendaraan atau medan jalan setempat.

Tips Berkunjung ke Pantai Tanjung Bloam

  1. Gunakan kendaraan dengan ground clearance tinggi seperti motor trail atau mobil 4×4, karena jalan menuju lokasi berupa jalan tanah sempit seukuran satu mobil.
  2. Bawa bekal makanan dan air minum sendiri karena belum ada warung, toilet, atau musala di lokasi.
  3. Datang berombongan atau minimal berdua mengingat lokasinya masih sepi dan minim sinyal HP.
  4. Konfirmasi harga sewa perahu langsung ke nelayan setempat sebelum naik, karena belum ada tarif baku yang dipublikasikan resmi.
  5. Kombinasikan dengan Tanjung Ringgit di hari yang sama karena jaraknya sangat dekat dan searah jalur masuk.

Fasilitas di Pantai Tanjung Bloam

Fasilitas di sini masih sangat minim: cuma ada area parkir seadanya, tanpa warung makan, toilet, musala, atau gazebo. Karena statusnya destinasi yang masih liar dan belum dikembangkan penuh, wisatawan disarankan menyiapkan segala kebutuhan sendiri sebelum berangkat dari Kota Selong atau kawasan Tanjung Ringgit.

Tiket Masuk

Masuk ke Pantai Tanjung Bloam gratis, tanpa tiket resmi. Kalau kamu mau naik perahu nelayan berkeliling teluk, dikenakan biaya terpisah sekitar Rp 150.000 per perahu.

Kategori Harga
Tiket masuk pantai Gratis
Sewa perahu Rp 150.000/perahu

Catatan:

  • Harga sewa perahu menyesuaikan tarif nelayan setempat dan bisa berubah sewaktu-waktu.
  • Bawa uang tunai pecahan kecil karena transaksi di lokasi masih manual.

Pantai Tanjung Bloam bisa dikunjungi 24 jam, tapi waktu terbaik datang saat siang hari ketika jalan tanah menuju lokasi masih terlihat jelas.

Transportasi

Rute umum menuju Pantai Tanjung Bloam adalah lewat jalur menuju Tanjung Ringgit, lalu belok ke jalan kecil seukuran satu mobil sebelum sampai di kawasan Tanjung Ringgit itu sendiri. Berikut rincian per titik keberangkatan:

  1. Dari Kota Mataram — sekitar 2,5 jam berkendara ke arah Lombok Timur lewat jalur Jerowaru.
  2. Dari Kota Selong — sekitar 1-1,5 jam berkendara ke arah selatan menuju Jerowaru dan Tanjung Ringgit.
  3. Dari Bandara Internasional Lombok (Praya) — sekitar 1,5-2 jam berkendara ke arah Lombok Timur.

Opsi kendaraan yang bisa kamu pakai:

  • Motor trail atau motor dengan ground clearance tinggi — paling direkomendasikan karena jalan tanah menuju lokasi cukup sempit dan tidak rata.
  • Mobil 4×4 atau SUV — bisa dipakai asal berhati-hati di jalur tanah sempit menjelang Tanjung Ringgit.
  • Mobil + sopir lokal yang paham medan — sekitar Rp 500.000-700.000 per hari, disarankan kalau kamu belum familier dengan jalur Jerowaru.

Cari lokasi persisnya lewat pencarian “Pantai Tanjung Bloam” di Google Maps — sebagian jalur masih berupa jalan tanah, jadi pastikan kendaraanmu siap.

Jadi kalau kamu mau pantai yang benar-benar masih liar dan jauh dari keramaian turis, Tanjung Bloam layak jadi tujuan road trip berikutnya ke ujung selatan Lombok Timur.