Daya Tarik

Apa yang Terbaru di Pantai Parangtritis?

Terakhir diperbarui: Juli 2026

  • Juli 2026: Tiket masuk kawasan Parangtritis masih dipatok sekitar Rp10.000 per orang, dengan biaya tambahan sekitar Rp10.000 lagi kalau kamu lanjut naik ke area Gumuk Pasir.
  • Juli 2026: Jam operasional penyewaan jeep, ATV, dan kuda bendi tetap konsisten pukul 07.00-18.00 WIB, meski pantainya sendiri bisa kamu datangi 24 jam.
  • Kondisi per Juli 2026: Ombak di sisi barat pantai (dekat Parangkusumo) masih ditandai zona berbahaya untuk berenang karena arus bawah yang kuat, jadi papan peringatan dan petugas SAR pantai tetap disiagakan penuh di musim liburan.

Kalau kamu cari pantai di Jogja yang dari dulu jadi jujukan wajib, Parangtritis jawabannya. Bukan cuma soal ombaknya yang gede dan pasirnya yang hitam legam khas gunung berapi, tapi juga cerita dan mitos yang melekat kuat di setiap jengkal pasirnya. Dari pusat kota, jaraknya cuma sekitar 27 km atau 45 menit sampai 1 jam berkendara, dengan tiket masuk yang masih ramah di kantong, sekitar Rp10.000 per orang.

Pantai Ikonik dengan Legenda yang Masih Hidup

Nama Parangtritis konon berasal dari gabungan kata “parang” yang berarti batu tebing dan “tumaritis” yang berarti tetesan air — merujuk pada kisah Dipokusumo, pelarian dari Kerajaan Majapahit, yang bertapa di kawasan ini dan menemukan mata air yang menetes dari celah batu karang. Tapi yang bikin pantai ini benar-benar melegenda adalah sosok Nyi Roro Kidul, penguasa Laut Selatan yang dipercaya masyarakat Jawa punya kekuatan supranatural. Ada satu pantangan yang masih dipegang sampai sekarang: jangan pakai baju berwarna hijau di area ini, karena hijau konon warna favorit sang ratu laut dan wisatawan yang memakainya dianggap “dipanggil” ke laut. Setiap tahun, Keraton Yogyakarta juga masih menggelar upacara Labuhan di pantai ini, melarung sesaji sebagai simbol penghormatan ke Laut Selatan — kalau waktu kunjunganmu pas dengan momen ini, kamu bisa lihat langsung ritual budaya yang jarang ditemukan di pantai lain.

Apa Saja yang Bisa Kamu Lakukan di Sini?

  1. Naik ATV atau jeep di gumuk pasir — pengelola menyewakan ATV dan jeep untuk menjelajah bukit pasir sekitar pantai, harga sewa mulai ±Rp100.000 tergantung durasi dan jenis kendaraan.
  2. Naik kuda atau bendi (andong) di sepanjang bibir pantai — pilihan santai buat menikmati pemandangan sambil menyusuri garis pantai yang panjang.
  3. Berburu sunset — posisi pantai yang menghadap barat daya bikin momen matahari terbenamnya jadi salah satu yang terbaik di Jogja, apalagi saat langit cerah di musim kemarau.
  4. Paralayang dari Bukit Parangndog — buat yang cari adrenalin lebih, bukit di dekat pantai ini jadi spot take off paralayang dengan pemandangan pantai dari atas.
  5. Menikmati kuliner pantai — deretan warung di sepanjang pantai menyajikan ikan bakar dan seafood segar dengan harga bersahabat, cocok buat makan siang sambil dengar deburan ombak.

Destinasi Terdekat

Enaknya ke Parangtritis, kamu bisa sekalian mampir ke beberapa spot lain yang jaraknya cuma hitungan menit. Pantai Parangkusumo ada tepat di sebelahnya, jalan kaki juga sampai, jadi dua destinasi sekaligus dalam satu kunjungan. Pantai Depok yang terkenal dengan pasar ikannya cuma sekitar 5 menit naik motor. Gumuk Pasir Parangkusumo, bukit pasir unik yang mirip gurun, juga masih dalam satu kawasan, tinggal jalan kaki dari area parkir utama. Kalau mau yang agak jauhan, Pantai Samas berjarak sekitar 15-20 menit ke arah barat, dan situs sejarah Makam Raja-Raja Imogiri bisa ditempuh sekitar 30 menit ke arah utara buat variasi wisata budaya.

Waktu Terbaik Berkunjung

Periode Kondisi Rating
April – Oktober (kemarau) Langit cerah, sunset maksimal, ombak relatif stabil ⭐⭐⭐⭐⭐
November – Maret (hujan) Ombak lebih besar dan berbahaya, sering berkabut sore hari ⭐⭐⭐

Tips Berkunjung

  1. Datang sore hari sekitar pukul 16.00 kalau target utamamu sunset, supaya nggak kepanasan dan dapat cahaya terbaik untuk foto.
  2. Jangan berenang atau bermain air terlalu jauh dari bibir pantai — arus bawah di Parangtritis dikenal kuat dan sudah banyak memakan korban, ikuti rambu dan arahan petugas SAR pantai.
  3. Hindari memakai pakaian berwarna hijau, sekadar menghormati kepercayaan lokal meski kamu tidak mempercayainya.
  4. Bawa uang tunai secukupnya untuk parkir, sewa ATV/kuda, dan jajan di warung, karena tidak semua pedagang menerima pembayaran digital.
  5. Siapkan alas kaki yang nyaman kalau berencana naik ke Gumuk Pasir, karena pasirnya cukup dalam dan panas di siang hari.

Fasilitas

Area parkir luas untuk motor dan bus, kamar mandi bilas, mushola, warung makan seafood, penyewaan ATV/jeep/kuda, serta pos SAR pantai yang siaga penuh terutama di akhir pekan dan musim liburan.

Tiket Masuk

Kategori Harga
Tiket masuk kawasan pantai Rp10.000/orang
Tambahan masuk Gumuk Pasir Rp10.000/orang
Parkir motor Rp3.000
Parkir mobil Rp10.000
Sewa ATV mulai ±Rp100.000/30 menit

Note:

  • Harga bisa berubah sewaktu-waktu, terutama saat musim liburan panjang.
  • Biaya sewa ATV, jeep, dan kuda dibayar terpisah dari tiket masuk, langsung ke pemilik penyewaan di lokasi.

Jam buka efektifnya 24 jam untuk area pantai, tapi penyewaan ATV/jeep/kuda hanya beroperasi pukul 07.00-18.00 WIB.

Transportasi

Rute utama: Malioboro/Alun-Alun Yogyakarta – Jalan Parangtritis – Perempatan Jalan Imogiri – Pantai Parangtritis.

  1. Dari Malioboro/pusat kota Jogja – naik motor atau mobil pribadi lurus di Jalan Parangtritis sekitar 27 km, ±45 menit sampai 1 jam, ikuti saja plang penunjuk arah yang jelas sepanjang jalan.
  2. Dari Bandara YIA Kulon Progo – sekitar 1-1,5 jam berkendara ke arah timur, bisa naik taksi bandara atau sewa mobil.
  3. Naik transportasi umum – naik Trans Jogja jalur 3A dari halte sepanjang Jalan Malioboro menuju Terminal Giwangan, lalu lanjut naik bus reguler jurusan Parangtritis. Alternatif lain, Bus DAMRI juga melayani rute langsung Malioboro-Parangtritis dengan waktu tempuh sekitar 38 menit.
  4. Dalam kawasan pantai – begitu sampai area parkir, semua spot seperti Parangkusumo dan Gumuk Pasir bisa dijangkau jalan kaki atau naik andong/ATV sewaan.

Lokasi pastinya bisa kamu cek lewat Google Maps di sini.

Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan waktu senggangmu buat ngerasain sendiri sensasi ombak besar dan sunset legendaris di Pantai Parangtritis.